Membeli Rumah Dari Sebungkus Rokok

March 03, 2020

 

Tahukah Anda, ternyata angka perokok aktif di Indonesia tiap tahunnya terus meningkat tajam dan yang lebih mirisnya lagi ternyata banyak perokok aktif di Indonesia berasal dari kalangan remaja berusia 13 sampai 15 tahun. 

Berdasarkan data dari Departemen Kesehatan, 36% dari total populasi masyarakat di Indonesia adalah perokok aktif. Dan dari mayoritas remaja berusia 13-15 tahun di Indonesia, 20 persennya adalah perokok yang mayoritasnya yakni 75 % adalah remaja laki-laki dan 25% adalah perempuan. Dari data tersebut juga diketahui bahwa ada perokok aktif berusia 5-9 tahun.

Berbicara mengenai rokok, tanpa disadari ternyata uang untuk membeli rokok bisa digunakan untuk membeli rumah, tidak percaya? Jika tidak, mari kita hitung bersama!. Rata-rata perokok aktif bisa menghabiskan satu bungkus rokok dalam satu hari, dan rata-rata-rata harga satu bungkus rokok mencapai Rp 20 ribu. 

Jika dikalikan, selama dua tahun (730 hari) Anda bisa mendapatkan uang sebesar Rp 14.600.000 dari uang sebesar itu sebenarnya bisa digunakan untuk membayar Down Payment (DP) rumah ataupun DP apartemen. 

Salah satunya seperti perumahan Harvest City, perumahan yang berada di bilangan Cileungsi, Bogor, Jawa Barat tersebut menjual rumah dengan harga mulai dari Rp 300 jutaan dan DP rumah sebesar RP 10 juta. 

Jika dibandingkan dengan harga rumah di kawasan Jakarta, perumahan Harvest City ini jauh lebih terjangkau. Perumahan ini juga tentunya bisa menjadi solusi menarik bagi mereka para pembeli rumah pertama ataupun milenial yang memiliki gaji sebatas UMR (Upah Minimum Regional).   

Harvest City sebenarnya dibangun dengan konsep kota mandiri, proyek ini dikembangkan di atas lahan seluas 1.360 hektar,  di sana pengembang membangun beragam proyek properti, mulai dari perumahan, perkantoran, pusat perbelanjaan, hingga pusat pendidikan, rumah sakit. Untuk tahap pertama pembangunan saat ini mereka telah membangun 800 unit rumah.    

Dari segi lokasi, Harvest City juga terbilang cukup strategis, karena berada di jalur Transyogi dan kawasan Cileungsi, daerah ini dikelilingi dengan berbagai infrastruktur mulai dari tol Cimaci (Cimanggis - Cibitung), kemudian, ruas tol Cimaci ini terdiri dari dua seksi, yaitu seksi I dengan ruas Cimanggis Junction (Tol Jagorawi) – Transyogi sepanjang 3,1 km dan Seksi II Transyogi-Cibitung (Tol Cikampek) sepanjang 23,3 km.

Selain berpotensi dari segi infrastruktur, kawasan ini dikelilingi banyak pusat perbelanjaan, seperti Plaza Cibubur, Metropolitan Mall Cileungsi, Cibubur Junction, Cibubur Point, Ruko Kranggan Permai, Cibubur Times Square, serta yang terbaru Trans Studio Mall.